Jumat, 18 Juli 2014

SEJARAH DESA KURIPAN

         
Sejarah Desa Kuripan
Desa Kuripan tempo dulu adalah satu wilayah kesatuan masyarakat yang dimulai dengan namaPamusungan  yang dipimpin oleh seorang Pamusung. Nama Desa “Kuripan” diambil dari nama sebuah Kerajaan yang ada di Pulau Lombok, yaitu Kerajaan Kahuripan.Kerajaan Kahuripan terpusat di Desa Kuripan.
Hal ini terbukti dari adanya situs-situs sejarah yang masih ada sampai sekarang yaitu antara lain; Situs Makam Raja Kahuripan di Karang Makam, Situs Makam Patih Seketeng di Tongkek, Situs Makam Patih Nuraksi dan Nurakse di Makam Indergecek Pelabu, dan Makam Pangeran Kelungkung yang masuk Islam di Pedewa’ Pelabu.
Desa Kuripan termasuk Desa tua yang berada diwilayah selatan bagian timur Kabupaten Lombok Barat. Sebelum tahun 1959 wilayah Desa Kuripan sangatlah luas yaitu mencakup; sebagian wilayah Kecamatan Gerung Yaitu Desa Dasan Geres disebelah Barat, Desa Tempos dan Desa Banyu Urip dibagian Selatan. Sedangkan ke Timur sampai Wilayah Lombok Tengah yaitu Desa Labulia dan disebelah Utara Desa Kuripan utara dan Desa Jagaraga Indah.
Desa Kuripan berdiri dengan nama Pamusungan sekitar Tahun 1904 yang dipimpin oleh seorang Pemusung bernama Mamiq Muliasih.
Tahun 1997 Desa Kuripan dimekarkan menjadi 3 (tiga) Desa yaitu : Desa Kuripan, Desa Kuripan Utara, Dan Desa Kuripan Selatan.
Tahun 2000 wilayah Desa Kuripan yang dulu berubah menjadi satu wilayah Kecamatan yang disebut sebagai Kecamatan Kuripan yang pusat kotanya berada di Desa Kuripan.
Saai ini Desa Kuripan adalah Desa yang terletak di daerah perbatasan antara Kabupaten Lombok Barat dengan Kabupaten Lombok Tengah, sehingga sehingga memiliki arti yang sangat strategis sebagai wajah Kabupaten Lombok Barat. Jika masyarakat Kabupaten Lombok Tengah ingin ke Kota Provinsi. Maka haruslah melewati Desa Kuripan.
 Sebagian besar tata pemukiman Desa Kuripan merupakan peninggalan masa lampau yaitu Kerajaan Kahuripan, dimana dari empat penjuru Desa Kuripan diapit oleh tempat pekuburan. Selain situs-situs sejarah terdapat pula situs-situs budaya yang masih dihormati dan dipelihara masyarakat. 
Kepala Desa ( Pemusung ) Yang Pernah Memimpin di Desa Kuripan
No.
N a m a
Jabatan
Masa Jabatan
Keterangan
1.
Mamiq Muliasih
Pemusung
1904-1914
Almarhum
2.
Lalu Dinah
Pemusung
1914-1922
Almarhum
3.
Raden Syam
Pemusung
1922-1926
Almarhum
4.
Raden Amir
Pemusung
1926-1932
Almarhum
5.
Lalu Jinade
Pemusung
1932-1937
Almarhum
6.
Lalu Togog
Pemusung
1937-1941
Almarhum
7.
Ramli
Kepala Desa
1941-1946
Almarhum
8.
Lalu Darwilis
Kepala Desa
1946-1952
Almarhum
9.
Lalu Mu’in
Kepala Desa
1952-1957
Almarhum
10.
H.L.Mukhtar
Kepala Desa
1957-1963
Almarhum
11.
H.L.Tajudin Noor
Kepala Desa
1963-1969
Almarhum
12.
H.L.Bohari
Kepala Desa
1969-1971
Almarhum
13.
H.L.Tajudin Noor
Kepala Desa
1971-1977
Almarhum
14.
H.Muzakkir
Kepala Desa
1977-1979
Almarhum
15.
Lalu Maywarthe
Kepala Desa
1979-1998
Masih Hidup
16
Salman Alparizi
Kepala Desa
1999-2007
Masih Hidup
17
HL. Harta Muhardi
Kepala Desa
2007 - 2011
Masih hidup
18
MASTUR
Kepala desa
2011-sekarang
Masih hidup


Desa Kuripan berada dipinggir Gunung Sasak dengan suhu rata-rata             22C – 32C, jumlah bulan hujan antara 4 bulan dari 12 bulan dengan curah hujan rata-rata + 1100 mm, tinggi tempat 300mdpl, serta dengan bentang wilayahnya yang datar, warna tanah hitam yang bertekstur debu dengan kedalaman solum tanah 0,5 meter.
Mayoritas penduduknya beragama Islam dan ada juga yang beragama Hindu dengan suku Sasak, namun ada juga yang beretnis Jawa dan  Sumbawa.
Dan dari silsilah keturunannya, masyarakat desa Kuripan termasuk secara umum berasal dari satu warga, sehingga dengan begitu kerukunan dan keharmonisan tampak jelas terlihat.

Kesenjangan sosial ekonomi pada masyarakat tidak terlalu menjadi ukuran pada proses interaksi atau hubungan sosial masyarakat, namun dengan rata-rata prosentase kemiskinan mencapai 61,4 % dan jumlah penduduk, yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, pedagang dan buruh yang terpaksa harus pergi merantau kedaerah lain seperti Bali, Sumbawa dan Kalimantan atau keluar negeri seperti Malaysia dan Saudi Arabia.

Senin, 18 Februari 2013

Rifan # 8 Manfaat memiliki wajah jelek


Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.
Sebenarnya orang yang memiliki wajah atau penampilan yang relatif jelek itu tidak selalu membawa berkah karena semua ada hikmah atau keunggulan tertentu yang belum tentu bisa diraih oleh orang yang berpenampilan relatif baik. Diantaranya yaitu :

1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri
Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.

2. Tidak Mengalami Patah Hati Yang Serius
Kalau selama remaja tidak memikirkan masalah pacaran maka tidak mungkin ada rasa sakit hati karena diputuskan pacar, dikhianati pacar, rasa cemburu buta, dan lain sebagainya. Paling-paling hanya iri sama orang lain karena jomblo dan cemburu karena lawan jenis yang kita suka mesra dengan orang lain.

3. Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik
Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar sertakemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang high quality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.
4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)
Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.

5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan Orang Lain
Orang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.

6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga
Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.

7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual
Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.

8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni & Keimanan
Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.

Semata mata artikel ini untuk mengingatkan kepada kita semua sebagai manusia bahwa ganteng,cantik,manis,cakep itu tidak menjamin kebahagiaan, keselamatan serta kemakmuran hidup di dunia, karena bisa saja malah menjadi sumber bencana bagi kehidupan kita, dan bagi yang tidak ganteng dan tidak cantik sebetulnya Tuhan melindungi hidup mu selama di dunia maka banyak banyak lah bersyukur. Jangan mengeluh atas apa yang sudah di berikan Tuhan, wajah jelek tidak ganteng dan tidak cantik justru anugrah karena menyelamatkan mu dari bencana hidup. Cumungudh!!